Sebelumnya gue udah izin kesalah satu teman gue untuk
menceritakan bagaimana awal gue kenal dengan dia, yang dibilang baru ini gue
punya temen kaya dia.
Gue pertama ketemu dia disaat kita
duduk dibangku kelas X (sepuluh) atau kelas 1 SMA. Dia murid pindahan entah
darimana gue lupa, dan dia memutuskan pindah lagi ke sekolah tempat gue berada.
Awalnya gue engga tahu gimana bisa deket dengan manusia itu, awalnya dia hanya
sekedar mengirimkan sebuah pesan singkat melalui handphone untuk menanyakan
jadwal walaupun memang tiap hari dia selalu bertanya seperti itu. Manusia ini
sangat asik, rame, pintar sekali berbicara dan yang bikin gue kagum ternyata
anak ini pandai. Gue masih ingat betul disaat jam istirahat tiba, dia membuka
tasnya untuk mengambil sebuah kotak makan berwarna pink yang dibekali oleh
bundanya dan membuat kita yang berada ditengah tengah dia tak berenti untuk
meledek dia. Dia anaknya sangat baik saat itu, namun dia hanya bersekolah
ditempat gue engga lebih dari sebulan. Dia sering tidak masuk sekolah entah
kemana dia saat itu. Sampai pada akhirnya wali kelas kita, memanggil gue untuk
menemui nya dikantor. Gue bingung saat itu, karena yang gue tahu gue engga
pernah buat masalah apa apa selama sekolah. Ternyata, wali kelas gue meminta
gue mendekati manusia itu lebih dalam. Mungkin singkatnya gue harus bisa jadi
pacar dia dan membawa dia untuk berubah lebih baik. Wali kelas gue sangat
memohon kepada gue, karena itu pun amanah dari orangtuanya pula. Seandainya gue
bisa lakuin itu semua, orang tuanya akan memberikan apapun yang gue minta. Gue
kaget, ternyata hal kaya gini bukan hanya terjadi disinetron saja, tapi terjadi
didalam kehidupan nyata gue.
Namun,
gue punya hati. Walaupun tujuan gue ingin membuatnya berubah, tapi kalau
dilandaskan dengan imbalan seperti itu. Apa tidak jahat namanya? Seandainya
suatu saat nanti manusia itu tahu semuanya, apa tidak mungkin dia akan sakit
hati dan membenci gue? Akhirnya gue mengurungkan rencana tersebut, tapi benar
saja sehabis itu manusia itu tidak pernah kembali lagi kesekolah kita entah
pergi kemana dan kita tahu dia sangat berubah. Setelah beberapa bulan kemudian
dan lagi lagi gue lupa gimana ceritanya bisa deket lagi sama dia. Sampai
akhirnya kita berdua sering mengirim pesan singkat melalui handphone, sering
komunikasi suara melalui handphone sampai pada akhirnya aku merasakan jatuh
hati sama manusia itu. Suatu hari ada acara disekolah yang membuat gue harus
datang pastinya. Gue meminta dia menjemput gue disalah satu mall di Tangerang
dan dia bersedia. Disanalah gue akhirnya bertemu dengan dia dalam perasaan yang
berbeda. Setelah itu, tanpa sadar anak-anak pun tahu gue ternyata dekat dengan
dia. Dari sana, dia menjauhi gue. Yang gue tahu dia kembali lagi dengan mantan
kekasihnya yang dulu. Oke, gue merasakan sakit dengan sikapnya itu. Kenapa bisa
tidak konsisten seperti ini.
Setelah
itu, gue engga pernah bertemu dengan dia lagi. Gue hanya berkomunikasi melalui
jejaring media social bernama facebook. Gue selalu bertanya dia dimana
sekarang, bersekolah dimana, atau bagaimana kabarnya. Saat itu dia bilang
sedang bersekolah di Bogor, entah benar atau tidak tapi gue hanya bisa
mengiyakan. Gue melakukan percakapan disebuah pesan facebook, namun ada yang
aneh. Sesekali pembicaraan gue tidak nyambung dengan dia. Ya jelas, dia yang
tidak nyambung dan omongan dia sangat aneh. Dan disitu gue dapet kabar, dia
sangat berubah dan dia terjerumus dengan jalan yang sangat salah. Gue lagi lagi
kaget dengan hal apapun yang menyangkut manusia itu. Gue ada perasaan menyesal,
seandainya dulu gue bisa jalanin amanah wali kelas gue mungkin dia tidak akan
seperti ini. Namun, gue hanya bisa berencana dan menyesali karena semua ini
adalah kehendak Tuhan.
Setelah
itu, tidak ada komunikasi apa pun dengan dia dan dalam bentuk apa pun. Selama
dua tahun mungkin lamanya. Sekarang, saat gue duduk dibangku kuliah dan tepat
dihari ulang tahun gue ke yang 19 tahun, dia datang dan memberi ucapan melalui
pesan facebook. Dan gue memberanikan diri meminta pin bbm dia, ya karna niat
gue hanya untuk menyimpannya dan menjadikan teman dikontak bbm saja. Tapi
ternyata dia memulai chat dengan gue dengan media bbm itu. Lagi lagi ada yang
aneh, dia berubah, dia tidak seperti dulu yang suka tidak nyambung. Gue merasa
dia lebih baik sekarang, dan dia pun menunjukan itu sedikit. Sampai akhirnya
saat gue main kedaerah dimana dia tinggal, gue memberanikan diri untuk datang
kerumahnya. Niat gue hanya ingin halal bi halal, karena memang itu lagi
momentnya. Setelah beberapa tahun gue engga pernah ketemu dan akhirnya gue
ketemu lagi. Gue lagi lagi kaget, dia putih sekali. Oke gue salah fokus,
maksudnya dia sangat kurus sekali. Ya walaupun gue pun engga ada bedanya sama
dia. Tapi kurus karena keturunan, kurus karena malas makan dan kurus karena
sesuatu itu sangat beda. Gue hanya bisa tersenyum dalam hati saat melihat dia
seperti itu.
Gue
mungkin hanya sekedar teman dengan dia. Namun teman yang baik, ingin sekali
melihat temannya bahagia dan sama-sama sukses menjalani kehidupan didunia. Gue
selalu berdoa, dia harus bisa menjalani kehidupannya dengan serius. Karena dia
lelaki, dia yang akan menjadi seseorang yang memiliki tanggung jawab besar
terhadap orang lain. Walaupun gue tidak pernah bertemu dengan keluarganya atau
bahkan ibundanya, tetapi yang namanya orang tua. Pasti ingin melihat anaknya
sukses dan berhasil. Buat manusia itu, gue yakin kalau lu tahu mana yang
terbaik buat lu.
Good luck kawanJ
Gilaaa..pas gua baca lagi.. Anjir keren bgt ya gua disitu ����
BalasHapusFrom: gua yg bbmnya lama dibales + dijutekin
Gilaaa..pas gua baca lagi.. Anjir keren bgt ya gua disitu ����
BalasHapusFrom: gua yg bbmnya lama dibales + dijutekin